Faisal N. Adam
Selamat Datang di Faisal N Adam Knowledge Center

Kesalahan Umum dalam Memilih Niche

October 12th 2009 in Bisnis Online

Kesalahan Umum dalam Memilih NicheMemilih niche yang salah seringkali menjadi penyebab kegagalan orang yang baru memulai bisnis di internet. Saya akan jelasksan beberapa kesalahan umum yang terjadi saat memilih niche yang tepat bagi Anda.

1. Memilih niche yang dianggap paling banyak menghasilkan uang

Siapa yang tidak mau menghasilkan banyak uang? Tentu semua orang mau. Itulah yang dilakukan oleh orang dalam memilih niche. Mereka memilih niche berdasarkan niche apa yang paling banyak menghasilkan uang (menurut mereka) seperti: mortgage (kredit rumah), insurance (asuransi), kartu kredit, forex, stock trading, weight loss (menurunkan berat badan), internet marketing dan ada nicheniche kompetitif lainnya.

Tidak ada yang salah dalam memilih niche yang menghasilkan banyak uang, tetapi memilih niche hanya berdasarkan kriteria ini adalah rumus untuk gagal. Banyak faktor yang membuat seseorang bisa sukses di suatu niche sehingga Anda perlu mengerti factor-faktor tersebut, bukan hanya sekedar soal jumlah uang yang dihasilkan. Niche yang menghasilkan banyak uang juga cenderung competitive (banyak pesaing) sehingga dibutuhkan action plan yang jauh lebih matang. Saya akan menjelaskannya lebih lanjut.

2. Memilih niche di mana anda belum berpengalaman

Jika tidak tahu sama sekali mengenai forex atau stock market, anda tentu akan sulit menjalankan bisnis tersebut. Anda bisa memang bisa mempelajarinya, tetapi jika baru mulai bisnis internet, anda sebaiknya memilih niche dimana anda telah memiliki pengalaman. Hal ini akan sangat membantu anda dalam menyiapkan membuat website, promosi, dan detail lainya. Motivasi anda pun akan tetap terjaga.

3. Memilih niche yang sama sekali tidak kompetitif

Niche yang sepi pesaing sering kali tidak berprospek bagus dan tidak menguntungkan, entah karena produk/jasa niche itu jarang dibeli secara online, atau karena target pasaranya terlalu kecil, atau karena alasan lain. Untuk mengetahui sesuatu niche kompetitif atau tidak, anda cukup memasukkan kata kunci umum yang berkaitang dengan niche itu ke Google, lalu lihat apakah ada banyak iklan di bagian kanan hasil pencarian.

Sebagai contoh, coba cari antispyware, maka akan muncul tampilan halaman sebagai berikut ini. Saat melihat hasil pencarian sebanyak 32 juta result dnan iklan adwords (iklan google yang muncul di sebelah kanan) yang sangat banyak (saya beri kotak merah), Anda akan yakin bahwa niche untuk antispyware cukup kompetitif, dan itu berarti profitabel atau banyak uang yang di keluarkan di niche ini. Pemasang iklan di Google tentu tidak mau membuang uang secara percuma.Apalagi harga iklan Adwords cukup mahal. Padahalaman berikutnya, Anda akan menemukan iklan lain lag.Lumrah bahwa di niche yang kompetitif, pemasangan iklan bisa mencapai 40-50 pengiklan. Kalau anda menemukan niche yang iklanya sedikit atau tidak ada sama sekali, apakah itu berati niche tersebut tidak berprospek bagus? Kami tidak bisa memastikan dan diperlukan riset lebih lanjut. Ada kemunkinan niche itu baru muncul. Namun, bagi kami pribadi, jika tidak ada iklan Adwords di Google untuk kyword dari niche itu, itu adalah pertanda tidak bagus.

Kesalahan Umum dalam Memilih NicheKesalahan Umum dalam Memilih Niche

4. Memilih Niche di mana ada banyak free seeker, tetapi tidak ada buyers

Niche yang populer dengan high search volume belum tentu bagus secara bisnis dan profitable. Sebab, niche semacam ini sering kali di penuhi free seeker atau pencari gratisan, bukan buyers atau orang yang bersedia menginvestasikan untuk membeli solusi.

Kalau begitu, bagaimana menentukan bahwa suatu niche diminati oleh buyers? Cara sederhana adalah mengecek apakah banyak pengiklan di AdWords untuk keyword utamanya. sama dengan cara untuk mengecek apakah suatu niche kompetitif atau tidak. Kita ambil kata kunci firefox plug-in. Kata ini memang dicari banyak orang, tetapi anda tidak akan menemukan satu pun iklan Adwords untuk keyword tersebut. Mengapa? Karena semua firefox plug-in bisa didapatkan dengan gratis.

5. Memilih Niche yang Terlalu Luas atau Umum

Salah satu yang juga sering terjadi adalah memilih niche yang terlalu broad atau terlalu luas. Misal Anda ingin membuat toko baju online yang semuanya ada, bayangan Anda adalah membuat Amazon.com tapi di bidang baju. Menurut saya hal ini terlalu broad atau terlalu umum, akan sangat sulit bagi Anda untuk bisa membuat toko baju online yang cakupannya luas seperti ini, kecuali Anda mempunyai dana sangat besar untuk membuat sebuah E-Commerce site yang besar dan dana untuk membangun brand untuk jangka panjang.

Dalam bisnis internet, strategi yang lebih pas adalah memilih niche yang lebih spesifik. Kalau Anda ingin berbisnis baju, Anda perlu putuskan, apakah toko baju untuk anak-anak? Apakah baju untuk wanita karir? Apakah baju untuk pesta? Anda perhatikan ini semua adalah subniche dari niche b aju yang broad tadi. Baju untuk wanita karir misalkan, adalah caban g dari niche baju, spesifik dan jelas target marketnya. Jadi jangan buat shopping mall online tapi buatlah niche online store. Strategi ini akan lebih memudahkan fokus Anda dan membutuhkan resources yang lebih kecil untuk membuatnya sukses.

Related Post




required



required - won't be displayed


Your Comment:

Penjelasan lengkap di postingan sebelumnya di maksudkan agar anda menentukan pilihan yang terbaik bagi anda. Yang terbaik bagi orang lain belum tentu yang terbaik bagi anda. Ada orang yang menghasilkan banyak sekali uang dengan menjual produk inpor dari China melalui toko online. Namun, bila anda lebih suka duduk sendiri dan menulis topik yang anda senangi, [...]

Previous Entry

Setelah mempelajari banyak pendapat top marketer di dunia dan berangkat dari pengalaman pribadi, saya berkesimpulan bahwa memilih niche yang tepat bagi anda perlu di dasarkan pada :

Minat atau Pengalaman + Komunitas Niche yang
Merupakan Online Buyers

Next Entry

Statistik
Page Rank