Faisal N. Adam
Selamat Datang di Faisal N Adam Knowledge Center

Membuat Rencana Bisnis Internet Anda

October 30th 2009 in Affiliate Marketing, Bisnis Online

Membuat Rencana Bisnis Internet AndaRencana bisnis atau business plan sebenarnya cukup sederhana saja, tidak perlu terlalu kompleks. Apapun model bisnis yang in gin Anda lakukan, baik itu menjual produk physical dengan membuat toko online, menjual ebook, melakukan affiliate marketing atau membuat blog untuk contextual advertising, point-point yang perlu dibuat di rencana bisnis tetap kurang lebih sama.

Yang perlu Anda ketahui, saya tidak mengikuti standar baku membuat business plan yang ada, tetapi inilah point-point yang saya tulis di rencana bisnis saya. Saya lebih mikir ke sisi praktis daripada kesempurnaan. Toh rencana bisnis ini untuk Anda sendiri sebenarnya. Point-point ini suatu ketika juga bisa berubah jika saya suatu hari merasa ada yang perlu ditambahkan.

Inilah point-point yan g p erlu Anda tuliskan di rencana bisnis Anda:

1. Business Summary

2. Competition Analysis

3. USP atau Unique Selling Proposition

4. Website Development Plan

5. Content Development Plan

6. Traffic Generation Plan

Saya akan menjelaskan maksud dari masing-masing point tersebut lebih detil sehingga Anda mengerti apa yang harus Anda tuliskan di setiap bagian.

1. Business Summary

Di bagian ini Anda menjelaskan secara singkat mengenai bisnis Anda. Apa yang dilakukan oleh bisnis Anda, bagaimana bisnis Anda menghasilkan revenue atau penghasilan, siapa target market Anda dan apa tujuan atau sasaran yang ingin dicapai. Jadi misalkan Anda mau membuat toko online yang menjual lingerie atau pak aian dalam wanita maka di bagian Business Summary ini, Anda bias menuliskan kalimat seper ti berikut:

Membuat toko online yang menjual lingerie atau pakaian dalam untuk target market Indonesia terutama kalangan menengah atas. Lingerie yang dijual merupakan produk bermerek impor dari Hongkong dan China. Profit margin diatas 30% untuk setiap item. Tujuan atau sasaran yang ingin dicapai adalah menjadi tempat tujuan utama no 1 dalam membeli lingerie secara online di Indonesia.

2. Competition Analysis

Di bagian ini, Anda menulis hasil analisa Anda terhadap semua kompetitor utama Anda. Di dalam bisnis, untuk unggul Anda perlu menjadi pioneer atau yang mulai pertama kali atau menjadi lebih baik dibanding pesaing Anda. Kalau Anda bukan pioneer atau yang mulai pertama kali, Anda perlu menjadi lebih baik dibanding pesaing Anda oleh sebab itu analisa kompetitor perlu dilakukan.

Apa yang perlu dianalisa dan dipelajari dari kompetitor? Banyak sekali sebetulnya, diantaran ya:

•Kualitas produk yang dijual.

•Siapa target market dari kompetitor Anda.

•Cara menampilkan produk di website.

•Cara order barang mudah, sederhana atau sulit dan membingungkan.

•Content atau penjelasan apa saja yang diberikan.

•Bagaimana mereka membangun kepercayaan dari pengunjung agar mau membeli?

•Apakah ada testimonial dari customer atau tidak?

•Apakah ada money back guarantee atau garansi uang kembali?

•Bagaimana kualitas jawaban dan layanan dari customer service terhadap pertanyaan yang diajukan prospek atau pengunjung toko online?

•Apakah ada no telpon yang bisa dihubungi?

•Apa kelebihan dari took online competitor A ini dibanding competitor lainnya?

•Dan masih banyak lagi.

Jadi semua hal-hal kecil yang dilakukan oleh pesaing Anda harus Anda perhatikan, Anda analisa dan Anda catat di bagian Competition Analysis ini. Informasi ini akan sangat berguna dalam menyusun bagian berikutnya.

3 USP atau (Unique Selling Proposition)

Setelah melakukan analisa mendalam terhadap pesaing, Anda sekarang perlu menentukan USP atau Unique Selling Proposition dari bisnis Anda. Apa itu USP? USP adalah cara Anda untuk lebih unik, lebih unggul dan lebih diingat oleh orang lain dibanding pesaing Anda. Kalau Anda tidak mempunyai USP, Anda berarti sama saja dengan yan g lainn ya, tidak ada bedanya. Dan di bisnis, jika Anda tidak ada bedanya dengan yang lain, nasib Anda hanya satu, yaitu dilupakan. Camkan baik-baik tentang hal ini! Ini pelajaran bisnis dan marketing yang sangat penting!

Anda harus unik, berbeda dan lebih unggul dibanding orang lain. Itulah USP Anda. Anda harus mengkomunikasikan USP Anda ke prospek dan customer Anda sehingga mereka tahu Anda itu berbeda karena apa.

Di contoh toko online lingerie tadi, kalau sudah ada banyak website yang menjual lingerie, Anda perlu pikirkan apa USP Anda? Sesuatu yang membuat Anda berbeda. Itulah pentingnya Anda melakukan tahap sebelumnya yaitu Competition Analysis. Dari analisa terhadap pesaing, Anda menemukan tidak ada satupun yang menawarkan garansi uang kembali. Anda juga perhatikan bahwa di toko online lingerie yang lain, tidak ada petunjuk persis bagaimana memilih ukuran yang sesuai untuk calon customer. Anda juga perhatikan di toko online lain, tidak bisa menerima pembayaran dengan kartu kredit. Ok Anda menemukan 3 hal untuk USP Anda yaitu:

•Menyediakan 100% garansi uang kembali.

•Menyediakan petunjuk memilih ukuran lingerie.

•Menyediakan cara pembayaran dengan kartu kredit.

Setelah Anda menemukan USP, Anda perlu bisa mengkomunikasikan hal tersebut di website Anda sehingga prospek dan pengunjung website Anda tahu mengenai keunikan atau hal yang berbeda dari toko online lingerie Anda. Tidak ada gunanya menentukan USP tetapi prospek atau pengunjung website Anda tidak mengetahuinya.

4. Website Development Plan

Setelah menentukan USP dari bisnis internet Anda, sekarang Anda perlu membuat rencana pengembangan websitenya. Di bagian ini Anda perlu menuliskan semua hal yang berhubungan dengan pembuatan website, dalam hal ini disain dan coding dari website. Kemungkinan besar jika Anda masih baru dalam hal pen gembangan website, bagian ini merupakan suatu bagian yang sulit untuk Anda tuliskan di rencana bisnis. Kami akan menjelaskan banyak hal mengenai aspek pen gembangan website di materi-materi e-course mendatang. Jika Anda memiliki teman yang telah memiliki pengalaman dalam pen gembangan website, diskusikan dengan dia dalam menyusun rencana pengembangan web site ini.

Inilah diantaran ya yang perlu dituliskan di bagian ini:

•Siapa yang akan mengerjakan aspek disain dari website?

•Siapa yang akan mengerjakan aspek pembuatan/coding dari website?

•Berapa budget/alokasi dana yang disediakan untuk pembuatan website?

•Berapa lama waktu yang dialokasikan untuk pembuatan website?

•Bagaimana bentuk layout dari website?

•Bagaimana struktur menu dari website?

•Bagaimana cara menampilkan produk dari website?

•Apakah website dibuat dengan WordPress atau aplikasi Open Source lainnya?

•Jika Anda membuat toko online, Anda perlu menentukan software shopping cart yang akandigunakan.

•Bagaimana cara pembayaran di website Anda?

•Jika menerima kartu kredit, payment processor mana yang akan digunakan? Berapa persencharging fee yang dikenakan

•Bagaimana cara menghu bungi customer service di website Anda? Dari jam berapa sampai jamberapa operasional dari customer service Anda ?

•Apakah di website dibuatkan FAQ (Frequently Asked Question) ?

•Dan hal-hal lain yan g berkenaan dengan membangun website.

Dengan menuliskan semua hal diatas di dalam rencana bisnis, Anda telah mempunyai peta yang jelas tentang apa yang harus dilakukan dalam hal pengembangan website. Ini seperti mempunyai blueprint saat ingin membangun rumah. Coba bayangkan membangun rumah tanpa ada blueprint, letak toilet bisa salah atau bahkan tidak ada karena tidak terpikir

Itulah yang terjadi dengan website Anda jika Anda tidak membuat terlebih dahulu rencana pengembangan website Anda. Semua hal detil su dah Anda cantumkan seh ingga tidak ada yang terlupakan.

5. Content Development Plan

Setelah membuat rencana pengembangan website, yang Anda perlu buat sekarang adalah rencana pembuatan isi dari website Anda. Sebuah website yang bagus adalah website yang up-to-date. Jelaskan hal-hal berikut di bagian rencana bisnis ini:

•Siapa yang membuat isi dari website pertama kali?

•Siapa yang akan mengupdate isi dari website secara kontin yu?

•Dari mana diperoleh isi atau content dari website?

•Berapa standar dari ukuran foto produk?

•Seberapa sering content dari website di update?

•Berapa budget/alokasi dana yang dikeluarkan untuk content dari website setiap bulannya?

•Apakah di website disediakan blog?

•Apakah di website disediakan forum? Siapa yang jadi moderatornya.

•Dan hal-hal lain yang menyangkut content website.

Seringkali yang terjadi karena tidak dibuat plan atau rencana maka setelah website di launch, tidak ada update yang dilakukan terhadap content website. Hal ini sangat penting terutama di website dengan model bisnis contextual advertising yang perlu fresh content setiap saat.

6. Traffic Generation Plan

Setelah seluruh bagian dari rencana bisnis sebelumnya dibuat, maka tinggal satu bagian penting lagi yang perlu dibuat di rencana bisnis yaitu rencana bagaimana mendatangkan traffic atau visitor ke website Anda. Tanpa traffic, website menjadi tidak ada manfaatn ya.

Jika Anda masih baru dalam hal bisnis internet, bagian ini juga merupakan sesuatu yang sulit untuk Anda tuliskan. Tetapi tetap merupakan ide yang baik untuk mendiskusikan rencana mendatangkan traffic ini dengan seseorang yang sudah mengerti banyak tentang hal ini.

Anda perlu menjelaskan hal-hal berikut di Traffic Generation Plan:

•Apakah Anda akan menitik-beratkan penggunaan strategi Free Traffic (article, directories, SEO dll) atau Paid Traffic (PPC, banner, iklan dll)?

•Strategi tr affic apa saja yang akan diterapkan.

•Apakah Anda akan melakukan sendiri berbagai strategi mendatangkan traffic atau Anda akan melakukan outsource kepihak ketiga untuk melakukannya?

•Berapa budget yang dialokasikan untuk traffic generation setiap bulann ya?

•Bagaimana sistem tracking dan statistik yang diterapkan sehingga Anda tahu berapa banyak traffic dari masing-masing sumber?

•Dan hal-hal yan g berhubungan dengan traffic generation lainnya.

7. Financial Plan

Dari bagian-bagian sebelumnya, Anda setidaknya sudah mendapatkan gambaran tentang dana yang diperlukan untuk setiap bagian. Misalnya, biaya pembuat website, webhosting, dan lain-lain. Bagian ini merupakan ringkasan dari perkiraan dana yang anda perlukan. Dan yang lebih penting, Anda juga menyabarkan soal dari mana Anda akan mendapatkan dana tersebut: apakah dari tabungan Anda sendiri, dari pinjaman pihak ketiga, ataukah dari investor?

Jika anda tidak punya uang untuk membangun bisnis internet Anda, perlu anda ingat bahwa selalu ada cara untuk membangun bisnis Anda selama Anda punya rencana yang jelas. Jangan biarkan halangan itu menghentikan anda. Anda akan terkejut bahwa apapun bisa terjadi apabila anda terus maju dengan semangat. Mungkin tiba-tiba akan muncul cara atau orang yang memberikan dana yang Anda butuhkan. Jadi, jangan menyerah dengan halangan yang ada. Itulah sikap pemenang!

Related Post


4 comments to...
“Membuat Rencana Bisnis Internet Anda”
Avatar
Blogspotcorner

pertamax dulu. link dah terpasang. thanks, salam ngeblog


Avatar
Faisal N. Adam

Ok… Trim Z
Salam NgeBlog…


Avatar
ariyadi

Sepertinya sama dgn isi buku sukses berbisnis dalam 29 hari karya Sukarto dan Hianoto.Pernah ikut training ya…


Avatar
Faisal N. Adam

klo trainingnya pak sukarto dan pak hianoto sih blum,,, klo bukunya udah aq baca,,,,




required



required - won't be displayed


Your Comment:

Sebenarnya membangun bisnis internet adalah sederhana, tidak rumit, bahk an dapat dijelaskan dalam 3 langkah saja (kecuali model bisnis flipping site yang cara kerjanya berbeda), yaitu:
1. Membuat Content (artikel, forum, news, posts dll) atau Offering (penawaran suatu produk / jasa, baik itu produk sendiri maupun produk orang lain).
2. Menampilkan Content atau Offering di website [...]

Previous Entry

WordPress adalah suatu aplikasi berbasis web yang memudahkan Anda untuk membangun website Anda. Banyak pula yang mengatakan bahwa WordPress adalah alat bantu untuk membuat blog. Blog sebenarnya website juga, tetapi lebih menitikberatkan kronologi artikel/post di dalamnya. Saya tidak ingin terjebak dalam defenisi website atau blog. Serahkan urusan pendefenisian ini kepada pakarnya saja. Yang penting, Anda [...]

Next Entry

Statistik
Page Rank